Cara Terbaik Mengatasi Anak Rewel

055331700_1488860290-RH_EDT_0603_6-Cara-Mengatasi-Anak-yang-Suka-Merengek

Merengek adalah tingkah laku umum pada anak dan mampu sangat menyebalkan bagi Anda. Sebagian besar anak merengek untuk beroleh apa yang mereka inginkan.

Berikut ini langkah menanggulangi anak yang suka merengek:

Jangan terpancing emosi

Tenangkan diri Anda. Kadang tingkah laku anak yang gampang ngambek memicu Anda menghendaki marah. Tetapi ingatlah, marah pada situasi ini malah dapat menyebabkan persoalan baru.

Amarah mampu memicu anak berpikir bahwa Anda adalah orangtua yang otoriter dan menakutkan. Hal ini mampu memicu mereka enggan menyalurkan asumsi dan emosinya kepada Anda di lantas hari.

Katakan bahwa Anda memahaminya

Salah satu penyebab anak balita ngambek adalah dikarenakan ia menghendaki dimengerti dan didengar orangtuanya. Semakin cuek orangtua, biasanya anak tambah marah.

Alih-alih mendiamkannya, katakanlah padanya bahwa Anda sadar yang dirasakannya. Misalnya bersama berkata, “Kamu kelihatan tengah kesal. Apa yang memicu kamu kesal?” Atau “Mama sadar kamu tengah marah. Tapi, meskipun tengah marah, jangan jalankan sambil memukul adikmu.”

Hindari kata-kata yang mengancam

Untuk menghentikan anak dari marah atau berteriak-teriak, sebagian orangtua sering memakai kata-kata yang mengancam. Misalnya: “Kalau kamu tidak diam, ibu tinggalkan kamu sendiri di sini, ya!”.

Hal ini tidak tepat. Penolakan yang dikerjakan bersama tepat mampu meredam seluruh itu. Akan tetapi mengeluarkan kata-kata ancaman dapat membuatnya tambah tidak nyaman.

Alihkan perhatiannya bersama perihal yang menarik

Ketika si Kecil marah dikarenakan keinginannya tidak dituruti, coba alihkan perhatiannya. Bila Anda tidak mengizinkannya membeli mainan, ‘tukarlah’ kekecewaannya bersama permainan yang menarik. Misalnya bermain gelembung sabun, mewarnai tubuhnya bersama spidol khusus, dan sebagainya.

Beri waktu

Bila bisnis Anda tidak mampu meredam emosinya, biarkan anak menyendiri sebagian menit. Bersikaplah seakan tidak berlangsung apa-apa dan kembalilah ke kegiatan sebelum akan amarah anak terjadi. Dengan langkah itu, buah hati Anda dapat studi bahwa kemarahannya tidak selesaikan apa-apa.

Setelah anak tenang, peluk dan ajak berdiskusi

Saat anak masih ngambek bukanlah waktu yang tepat untuk berdiskusi dan menasihatinya dikarenakan ia masih penuh emosi. Setelah anak tenang, sebaiknya Anda memeluknya dan menyebutkan bahwa Anda menyayanginya.
Kemudian tanyakan padanya, apa yang sebaiknya Anda jalankan supaya ia tidak mengulangi perilakunya tadi. Di bagian ini, Anda terhitung boleh memberikan pada anak bahwa Anda tidak menyukai apa yang tadi dilakukannya.

Hasil survei menyebutkan 90% orangtua mengaku menanggulangi anak yang suka merengek bersama sikap emosional. Perilaku seperti ini justru mampu menggangu mental dan psikologis anak di lantas hari.

Menenangkan anak yang suka merengek sebenarnya sangat butuh kesabaran orangtua. Dengan mempraktikkan perihal di atas, mampu menanggulangi anak yang suka merengek.

Baca Juga :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s